top of page

Solusi Pupuk Cabai Musim Hujan: Hemat Tenaga, Panen Lebih Panjang

  • Writer: WINNERS AVENUE SURABAYA
    WINNERS AVENUE SURABAYA
  • Dec 16, 2025
  • 3 min read

Bagi petani cabai, musim hujan adalah pisau bermata dua. Di satu sisi, kebutuhan air terpenuhi, namun di sisi lain, tantangan budidaya meningkat dua kali lipat.

Masalah klasik yang sering dihadapi adalah pencucian pupuk. Petani sering mengeluh, "Baru kemarin dipupuk, hari ini hujan deras, pupuknya hanyut semua." Akibatnya, uang terbuang sia-sia dan tanaman kekurangan nutrisi. Selain itu, kondisi lahan yang becek menyulitkan tenaga kerja untuk melakukan pemupukan susulan (kocor) secara rutin.

Artikel ini akan membedah bagaimana teknologi Allinone Cote menjadi solusi cerdas untuk menjaga produktivitas cabai di tengah curah hujan tinggi, sekaligus menghemat biaya tenaga kerja Anda.

Mengapa Pupuk Konvensional "Gagal" di Musim Hujan?

Sebelum masuk ke solusi, kita harus paham mengapa metode lama kurang efektif saat hujan:

  1. Mudah Tercuci (Leaching): Pupuk NPK tabur atau kocor bersifat fast release (cepat larut). Saat hujan deras, nutrisi ini larut ke dalam air tanah dan hanyut menjauh dari jangkauan akar.

  2. Resiko Penyakit Meningkat: Pemberian pupuk Nitrogen (Urea/ZA) tabur yang berlebihan saat hujan memicu tanaman tumbuh terlalu sukulen (berair). Batang yang lunak ini menjadi sasaran empuk jamur Patek (Antraknosa) dan busuk batang.

  3. Boros Tenaga Kerja: Metode kocor atau tabur susulan mengharuskan petani turun ke lahan setiap 7-10 hari sekali. Saat hujan dan lahan becek, kerja menjadi lambat dan upah tenaga kerja membengkak.

Allinone Cote: "Jas Hujan" untuk Nutrisi Tanaman

Allinone Cote hadir dengan teknologi Controlled Release Fertilizer (CRF). Setiap butir pupuk dilindungi oleh lapisan polimer canggih.

Bayangkan nutrisi tanaman Anda memakai "jas hujan". Meskipun hujan turun deras, air tidak bisa langsung melarutkan inti pupuk di dalamnya. Polimer ini hanya akan melepaskan nutrisi sedikit demi sedikit melalui difusi, yang dipengaruhi oleh suhu tanah, bukan semata-mata oleh air.


Keunggulan Utama Allinone Cote Saat Musim Hujan

1. Nutrisi Aman, Tidak Hanyut Meskipun lahan tergenang air, Allinone Cote tetap berada di zona perakaran dan tidak langsung larut. Ini memastikan investasi pupuk Anda benar-benar dimakan tanaman, bukan dibuang ke selokan.

2. Hemat Tenaga Kerja (Cost Efficiency) Ini adalah poin krusial. Dengan Allinone Cote, Anda cukup mengaplikasikan pupuk satu kali di awal musim. Anda tidak perlu memaksakan pekerja masuk ke lahan becek setiap minggu untuk memupuk.

  • Metode Lama: 10-15 kali aplikasi per musim.

  • Metode Allinone Cote: 1 kali aplikasi.

  • Hasil: Penghematan upah tenaga kerja hingga 70-80% pada pos pemupukan.

3. Panen Lebih Panjang dan Petikan Bertambah Kestabilan nutrisi adalah kunci umur tanaman. Tanaman cabai yang dipupuk dengan sistem lepas lambat memiliki stamina yang lebih baik. Saat tanaman cabai tetangga mulai menguning dan mati bujang di tengah musim hujan, tanaman dengan Allinone Cote masih memiliki cadangan makanan untuk memproduksi bunga dan buah hingga petikan-petikan akhir.

4. Tanaman Lebih Tahan Penyakit Pelepasan Nitrogen yang terkontrol mencegah tanaman mengalami "overdosis" mendadak yang bikin batang lembek. Tanaman tumbuh lebih keras dan berkayu, sehingga lebih tahan terhadap serangan jamur yang merajalela di musim hujan.

Faktor

Pupuk Kocor/Tabur Biasa

Pupuk Allinone Cote

Respon terhadap Hujan

Hanyut terbawa air, perlu dipupuk ulang.

Tahan air, nutrisi tersimpan aman dalam kapsul polimer.

Frekuensi Kerja

Seminggu sekali (sangat melelahkan di lahan becek).

Sekali semusim, praktis dan santai.

Kondisi Tanaman

Sering terlalu sukulen (rawan jamur/patek).

Pertumbuhan stabil, batang lebih kokoh.

Biaya

Mahal di tenaga kerja & pembelian pupuk berulang.

Efisien. Investasi di awal, hemat operasional kemudian.

Tips Aplikasi Allinone Cote Saat Musim Hujan

Agar hasil semakin maksimal, perhatikan hal berikut:

  • Bedengan Tinggi: Pastikan bedengan cukup tinggi agar akar tidak terendam air (becek).

  • Posisi Pupuk: Benamkan Allinone Cote sedalam 3-5 cm di dekat lubang tanam, lalu tutup kembali dengan tanah. Jangan dibiarkan terbuka di permukaan agar tidak terbawa aliran air permukaan (run-off).

  • Waktu: Aplikasikan segera saat pindah tanam.

Kesimpulan

Bertani di musim hujan membutuhkan strategi cerdas, bukan hanya kerja keras. Mengubah metode pemupukan ke Allinone Cote bukan hanya menyelamatkan tanaman Anda dari kekurangan nutrisi akibat pencucian, tetapi juga menyelamatkan dompet Anda dari biaya tenaga kerja yang tidak perlu.

Pastikan panen cabai Anda tetap panjang dan melimpah, walau hujan deras menghadang.

 
 
 

Comments


allinonecote.png

Allinone cote™ adalah pupuk berlapis 100% yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman melalui pelapisan polimer, yang paling sesuai dengan prinsip 4R Pengelolaan Nutrisi yang direkomendasikan oleh PBB

PRODUCTS

HOLTIKULTURA

QUICK LINKS

CAREERS

FOLLOW US
  • Instagram
  • Facebook
  • Whatsapp
  • LinkedIn
  • Youtube
  • TikTok
ADDRESS

Jl. Vilabukitmas Timur Cluster Victorian, Q-1, Dukuh Pakis, Dukuh Pakis, Surabaya

© 2024 by PT. Winners Avenue Surabaya.

bottom of page